oleh

3 Nama Calon Kapolri Beredar, Ada Mantan Kapolda Banten dan Bekas Kapolres Tangerang

BANTENPRO.ID, JAKARTA – Kepala Polri Jenderal Idham Azis akan pensiun pada 1 Februari 2021. Pihak Istana dikabarkan sudah mengantongi tiga nama calon Kepala Polri penganti Jenderal Idham Azis.

Kabar tersebut disampaikan pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komaruddin. Menurut dia, tiga nama calon Kepala Polri yang sudah dikantongi Istana adalah perwira tinggi berpangkat bintang tiga.

Mereka adalah Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri Komjen Agus Andrianto dan Wakil Kepala Polri Komjen Gatot Eddy Pramono.

“Info yang saya dapat, Istana sudah mengantongi tiga calon kuat Kapolri. Mereka adalah Pak Gatot, Pak Agus dan Pak Boy,” ujar Ujang seperti dikutip dari sindonews.

Komjen Boy Rafli Amar pernah menjabat Kepala Polda Banten pada Desember 2014 hingga April 2016. Di masa kepemimpinan Boy Rafli Amar inilah terjadi perubahan 10 kepolisian sektor (polsek) di Kabupaten Tangerang masuk ke wilayah hukum Polda Banten. Sebelumnya, 10 polsek itu menjadi tanggung jawab Polda Metro Jaya.

Sepuluh polsek itu yakni Polsek Balaraja, Polsek Cikupa, Polsek Tigaraksa, Polsek Cisoka, Polsek Mauk, Polsek Rajeg, Polsek Kresek, Polsek Kronjo, Polsek Pasar Kemis dan Polsek Panongan. Usai pemindahan ini, Polda Banten membawahi 95 polsek dan lima polres, termasuk Polres Kabupaten Tangerang.

Boy Rafli Amar bernama lengkap Boy Rafli Amar Gala Datuak Rangkayo Basa, lahir di Jakarta pada 25 Maret 1965.  Ayahnya berasal dari Solok sedangkan ibunya dari Koto Gadang, Agam, Sumatra Barat.

Ia adalah cucu dari sastrawan Indonesia, Aman Datuk Madjoindo. Boy menikah dengan Irawati dan telah dikaruniai dua orang anak.

Karier Boy Rafli Amar mirip dengan Tito Karnavian yang melejit setelah menjabat Kepala Polda Papua. Hal yang sama, Boy juga saat ini menduduki jabatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Sosok kedua adalah Komjen Agus Andrianto, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri. Agus pernah menjabat Kepala Polres Kabupaten Tangerang pada 2007-2008.

Di masanya saat itu polisi sedang gencar-gencarnya melakukan pemberantasan aksi premanisme. Agus pula yang memimpin penanganan aksi premanisme pembakaran proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) III Banten di Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang.

Agus lahir di Blora, Jawa Tengah pada tanggal 16 Februari 1967. Agus merupakan lulusan Akademi Polisi 1989 dan  merupakan orang pertama jabat bintang tiga di angkatannya.

Agus diketahui berpengalaman dalam bidang reserse, sebelum jadi Kepala Baharkam ia menjabat Kepala Polda Sumatera Utara menggantikan Komjen Firli Bahuri, yang menjadi Ketua KPK.

Salah satu karier yang terbilang fenomenal adalah saat dia harus menyidik kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Kala itu, Agus menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2016.

Dan sosok ketiga adalah Komjen Gatot Eddy Pramono, yang  dilantik menjadi Wakil Kepala Polri sejak Desember 2019. Sebelumnya, Gatot Eddy Pramono menjabat sebagai Kepala Polda Metro Jaya.

Gatot Eddy Pramono lahir di Solok, Sumatra Barat, pada tanggal 28 Juni 1965. Lulusan Akademi Polisi 1988 ini berpengalaman dalam bidang reserse.

Selain itu, ia juga pernah menduduki posisi Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya di tahun 2011 dan Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2012.

Sebelum menjadi Kepala Polda Metro Jaya, Gatot bertugas sebagai Wakil Kepala Polda Sulawesi Selatan (2016), Staf Ahli Sosial Ekonomi (Sahlisosek) Kapolri (2017), serta Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kapolri (2018). (bpro)