oleh

Hujan Angin, Atap Rumah Nenek Uwok Hancur Tertimpa Pohon

BANTENPRO.ID, TANGERANG – Angin kencang disertai hujan lebat yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang kemarin mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa rumah warga.

Sebuah rumah yang dihuni keluarga Nenek Uwok (67) di Desa Pondok Jaya RT 01 RW 02 Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, rusak tertimpa pohon besar. Rumah tersebut dihuni Nenek Uwok bersama anak dan cucunya.

Informasi yang dihimpun bantenpro.id, musibah tumbangnya pohon yang menimpa rumah Nenek Uwok terjadi pada Selasa (05/01/2021) malam.

Akibat tertimpa pohon, rumah semipermanen dan sebagian ruangan yang masih beralas tanah itu pun hancur di bagian atasnya.

Bagian rumah yang tertimpa pohon tepat pada bagian dapur. Saat kejadian, malam itu masih turun hujan, sehingga hanya Nenek Uwok dan anak cucunya saja yang menyaksikan peristiwa itu.

“Waktu kejadian masih turun hujan, semua warga ada di rumah, tapi kami dengar ada suara gubrak sama suara genteng pecah, tapi kami nggak tahu di mana kejadiannya,” kata salah seorang warga di lokasi kejadian.

Ketua RT setempat, Engkus, kepada bantenpro.id mengatakan, rumah yang tertimpa pohon ini hanya dihuni oleh seorang nenek bersama anak dan cucunya.

“Cuma bertiga yang tinggal di situ, memang rumahnya juga sudah lapuk dan terbuat dari bambu, tidak ada yang dapat membantu Nenek Uwok, selain warga yang bergotong-royong mengangkat batang pohon yang cukup besar ini,” kata Engkus di lokasi kejadian Rabu (06/01/2021).

Engkus berjanji akan mencoba bersama warganya untuk mengusulkan ke perangkat Desa Pondok Jaya agar rumah Nenek Uwok ini segera diperbaiki.

“Sudah saya hubungi dan telepon Pak Lurah melaporkan kejadian ini, cuma seperti apa kondisinya Pak Lurah minta saya melaporkan, makanya setelah mengevakuasi ini saya akan menghadap Pak Lurah untuk melaporkan kondisi rumah hancur sekalian minta dibedah ini rumah. Kasihan orang sudah tua, cuma sama anak cucu saja, mudah-an dapat bantuan desa,” ujar Engkus.

Pantauan bantenpro.id di lokasi, ada sekitar 10 orang warga mengevakuasi batang pohon yang menimpa rumah Nenek Uwok. Sang nenek hanya pasrah melihat kondisi rumahnya berantakan. Namun dia merasa bersyukur seluruh penghuni rumah selamat dalam musibah ini.

“Ya masih bersyukur nenek sama anak cucu masih selamat, waktu kejadian anak sama cucu mah sudah pada tidur, cuma saya saja yang masih melek nunggu hujan berhenti, mau ambil air wudu karena nenek belum (salat) Isya,” kata Nenek Uwok sambil menunjuk tempat salatnya yang hanya beralas plastik di atas lantai tanah. (mst/bpro)