oleh

Bendungan Raksasa di Banten Rampung Dibangun, Besok Diresmikan Jokowi

bantenpro.id, Serang – Setelah tiga tahun berjalan, pembangunan Bendungan Sindangheula rampung sempurna. Sesuai namanya, bendungan seluas 131 hektare itu berada di Desa Sindangheula. Desa ini berada di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.

Bendungan raksasa yang dibangun dengan menghabiskan anggaran Rp460 miliar itu rencananya akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (25/02/2021).

“Besok, rencananya Presiden Jokowi ke bendungan Sindangheula, akan meresmikan,” ujar Gubernur Banten Wahidin Halim kepada wartawan dikutip bantenpro.id dari Kompas, Rabu (24/02/2021).

Menurut Wahidin, Bendungan Sindangheula mampu memenuhi kebutuhan air di Kabupaten Serang dan Kota Cilegon. Selain itu, waduk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan daerah irigasi untuk mengairi 1.000 hektar lahan di wilayah Banten utara.

“Kapasitasnya untuk mengaliri 1.000 hektar sawah di Banten utara dan jadi sumber air baku bagi Banten utara, untuk pabrik di Cilegon, Serang,” ujar Wahidin.

Bendungan ini dibangun dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) murni sebesar Rp460 miliar. Sementara total panjang bendungan 250 meter, serta kedalaman 40 meter.

Dalam satu kesempatan, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae, seperti diberitakan situs resmi dpr.go.id, mengapresiasi atas selesainya pembangunan Bendungan Sindangheula ini.

Ridwan menilai, selain dapat memenuhi kebutuhan irigasi ke sekitar 1.000 hektar sawah, pembangunan bendungan ini dapat mereduksi banjir hingga 50.000 meter kubik per detik, serta untuk penyedian air baku.

“Untuk itu, saya minta (bendungan) ini dapat terpelihara dengan baik. Mengapa kita harus jaga, karena dengan adanya bendungan tersebut bisa mencegah adanya banjir 50 tahunan atau 100 tahunan, serta bermanfaat luas bagi masyarakat yang ada, terutama di wilayah Banten atau Serang,” kata Ridwan di sela meninjau Bendungan Sindangheula, baru-baru ini.

Konstruksi bendungan dikerjakan oleh PT PP dan PT Hutama Karya (Persero).Bendungan Sindangheula merupakan salah satu dari 49 bendungan baru yang dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian Ditjen Sumber Daya Air.

Selain Bendungan Sindangheula, Kementerian PUPR juga membangun Bendungan Karian dengan target selesai tahun 2021 dan ada 2 bendungan lain yang masuk readines criteria untuk diusulkan yakni Bendungan Pasir Kopo di Kabupaten Lebak dan Bendungan Cidanau di Kabupaten Serang.

Pembangunan bendungan di Provinsi Banten ditargetkan dengan total volume sebesar 522,60 juta meter kubik yang diharapkan dapat memiliki manfaat untuk pemenuhan kebutuhan air bersih dan penyediaan air baku sebesar 15,04 meter kubik per detik, irigasi sebesar 44.000 hektar, reduksi banjir sebesar 1.164,22 meter kubik perdetik dan potensi pembangkit listrik sebesar 22,20 Megawatt. (bpro)