oleh

Sempat Tertunda Gegara Banjir, BST Tahap 2 Sudah Bisa Dicairkan

bantenpro.id, Tangerang – Sempat tertunda akibat banjir, Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 2 untuk warga Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, mulai bisa dicairkan hari ini, Kamis (25/02/2021). Pencairan dilakukan serentak di lima kelurahan pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.

Pantauan bantenpro.id, pencairan BST tahap 2 dilaksanakan di ruang kelas SD Negeri Periuk, Jalan Moh Toha. Sebagian besar warga penerima manfaat adalah warga yang terdampak banjir di Perumahan Periuk Damai, Mutiara Peluit dan Taman Elang.

Pencairan diwarnai kecemasan warga khawatir rumah mereka terendam banjir kembali. Ini mengingat saat sedang mengantre dana BST Rp300 ribu itu, hujan turun cukup deras.

Hujan juga membuat antrean bubar. Warga berteduh di serambi sekolah dan membuat kerumunan. Petugas dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat, petugas pos dibantu unsur anggota Tramtib dan petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPBD Damkar Periuk dengan sigap mengurai kerumunan warga.

Hal ini dilakukan untuk menerapkan protokol kesehatan mencegah penularan Covid-19. Petugas kemudian membuka ruang kelas tambahan untuk menampung antrean warga.

Petugas TKSK Periuk Rohmat merasa bersyukur, bansos tunai tahap 2 ini dapat tersalurkan meski sempat tertunda.

“Mudah-mudahan dapat meringankan warga yang terdampak banjir. Semua memaklumi tertundanya pencairan BST tahap 2 karena faktor adanya banjir. Alhamdulillah semua berjalan lancar, karena dukungan berbagai pihak. Saya berterima kasih atas dukungan dan pengertiannya,” kata Rohmat.

Rohmat menjelaskan, pada pencairan bansos tunai ini sudah terealisasi sebanyak 9.962 keluarga penerima manfaat (KPM) yang sudah menerima BST tahap 2 di Kecamatan Periuk.

“Masih ada ratusan KPM yang belum bisa mencairkan. Ini rata-rata warga korban banjir, karena terkendala KTP mereka ada yang hilang dan rusak, sehingga petugas juru bayar belum bisa membayarkannya,” kata Rohmat.

Rohmat berjanji secepatnya akan mengkoordinasikan dengan lurah dan Camat Periuk agar ada solusi KPM yang belum bisa mencairkan bantuan, dapat segera menerimanya. (mst/bpro)