oleh

Lama Tak Diurus, ‘Warisan’ Tadjus Sobirin itu Kini Dipermak Arief

BANTENPRO.ID, TANGERANG – Setelah sempat terbengkalai dan masuk kategori tak layak pakai, Stadion Benteng Tangerang bakal lahir kembali. Stadion yang dibangun di masa Bupati Tangerang H Tadjus Sobirin pada 1987 itu kini sedang direnovasi oleh Pemerintah Kota Tangerang.

Pemkot Tangerang merenovasi Stadion Benteng setelah tuntasnya polemik kepemilikan aset antara Pemkot Tangerang dan Pemkab Tangerang pada awal tahun ini. Tak menunggu waktu lama, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah langsung tancap gas menjalankan rencana yang sudah lama tertunda.

Sejak mulai menjabat Wali Kota Tangerang, Arief memang sudah ngebet ingin merevitalisasi Stadion Benteng yang secara geografis masuk di wilayah kotanya. Tapi karena persoalan belum jelasnya status kepemilikan aset daerah tersebut, Arief tak berani mengucurkan anggaran daerah untuk stadion tersebut.

Sejak Kota Tangerang terbentuk tahun 1993, Stadion Benteng tetap dikuasai Pemkab Tangerang. Baru di kepemimpinan Bupati Tangerang Zaki Iskandar, Stadion Benteng diserahkan memasuki awal tahun ini.

Lebih dari Rp7 miliar digelontorkan Pemkot Tangerang untuk Stadion Benteng. Dari renovasi tribun, lintasan atletik sampai konstruksi secara keseluruhan dipermak habis. Yang penting, Stadion Benteng dapat lahir kembali menjadi kebanggaan warga Kota Tangerang. Arief mendelegasikan perencanaan konstruksi sampai finishing renovasi ke Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang

“Kita menyediakan beberapa ruangan ditunjang juga dengan fasilitas pendingan ruangan, selain kursi ada foodcourt yang kita sediakan,” kata Shandy Sulaeman, Kepala Bidang Pembangunan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang dalam channel Youtube TangerangTV.

Selain itu stadion benteng ini juga akan dijadikan tempat wisata berolahraga untuk masyarakat dan akan dilengkapi fasilitas-fasilitas yang nantinya bisa digunakan masyarakat di bagian luar stadion.

“Kalau untuk bagian luar, konsep yang diinginkan yaitu konsep di mana masyarakat bisa menikmati sarana olahraga selain di dalam ya, itu ada skateboard, sepeda, dan ini akan menjadi tempat wisata keluarga berolahraga, di mana semua fasilitas penunjang yang diberikan oleh pemerintah untuk masyarakat itu kita maksimalkan,” ujar Shandy.

Pemerintah berharap, masyarakat Kota Tangerang nantinya dapat ikut menjaga stadion kebanggaan Kota Tangerang ini. Karena Stadion Benteng ini adalah salah satu tempat ikonik di Kota Tangerang.

“Tolong stadion ini dijaga dan dirawat, kita berikan Stadion Benteng ini yang terbaik untuk masyarakat, khususnya masyrakat Kota Tangerang. Tolong jaga dan rawat,” ujar Shandy.

Stadion Benteng nantinya akan dilengkapi dengan 4 kamar toilet VVIP, 16 kamar toilet pemain, 10 kamar toilet umum, 2 ruang ganti pemain, ruang wasit, ruang medis, musala, ruang pelboy dan gudang.

Kursi warna-warni di tribun dibangun bukan sekadar untuk memperindah. Tapi jika dilihat dari kejauhan akan terlihat susunan huruf TNG yang merupakan akronim identitas Kota Tangerang.

Pembangunannya saat ini sudah berjalan empat bulan dan ditargetkan akhir tahun ini sudah bisa digunakan.

Stadion Benteng awalnya dibangun sejak 1987 pada masa Bupati Tangerang H Tadjus Sobirin dan diresmikan pertama kali pada 11 Januari 1989 oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat, H.R. Moh Yogie S.M. (mst/bpro)