Menu

Mode Gelap

Daerah · 8 Jan 2021 11:50 WIB

Soal Kehalalan Vaksin Sinovac, Ini kata Komisi Fatwa MUI


 Soal Kehalalan Vaksin Sinovac, Ini kata Komisi Fatwa MUI Perbesar

BANTENPRO.ID, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia ( MUI) menegaskan aspek kehalalan atas produk vaksin anticovid-19 harus tetap diperhatikan. Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Ni’am Sholeh mengungkapkan, tidak ada masalah apabila proses produksi vaksin tersebut memenuhi standar halal.

Namun apabila proses produksi vaksin tidak memenuhi standar halal, tetapi sudah memenuhi aspek keamanan, maka yang harus dilihat adalah besar-kecilnya manfaat.

“Prinsipnya bisa jadi boleh menggunakan suatu zat yang asalnya tidak halal, dalam hal ini haram, untuk digunakan untuk tujuan yang lebih besar, tetap dia haram tetapi bisa dibolehkan,” ujar Asrorun dalam keterangan persnya.

Menurutnya, aspek kedaruratan juga menjadi faktor yang mempengaruhi halal atau haramnya vaksin tersebut. Namun, ia mengingatkan, kedaruratan tersebut sangat tergantung pada kondisi faktual, misalnya, apabila ada beberapa alternatif obat.

Asrorun juga menyampaikan bahwa tim auditor MUI telah menuntaskan pelaksanaan audit lapangan terhadap vaksin CoronaVac, vaksin Covid-19 produksi perusahan Sinovac pada Selasa (05/01/2021).

Selanjutnya hari ini, Jumat (08/01/2021) Komisi Fatwa MUI akan melaksanakan Sidang Pleno Komisi untuk membahas aspek syar’i. Sidang pleno tersebut dilaksanakan pascamenerima laporan, penjelasan, dan pendalaman dari tim auditor.

“Dalam kasempatan pertama, tim auditor akan merampungkan kajiannya dan akan dilaporkan ke dalam Sidang Komisi Fatwa,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi MUI.

Dia memaparkan, setelah kepulangan tim audit MUI dari Beijing, tim menunggu beberapa dokumen yang masih belum lengkap. Hari ini, dokumen-dokumen kehalalan itu sudah diterima dari Sinovac melalui surat elektronik. Sedangkan, audit lapangan itu telah dilakukan di perusahaan Sinovac di Beijing dan Biofarma di Bandung beberapa hari kemarin.

Baca Juga :  Bantuan Siap Disalurkan untuk Daerah Dilanda Lonjakan Kasus Covid-19

“Sidang Komisi Fatwa hari ini dilaksanakan mulai pukul 14.00 WIB dan tertutup,” ujar Asrorun.

Sebelumnya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin juga berharap agar sertifikasi halal vaksin Covid-19 dari Sinovac bisa tuntas sebelum 13 Januari 2021. Pemerintah baru akan mulai melakukan vaksinasi setelah mendapatkan rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait keamanan dan khasiat vaksin, serta dari MUI terkait kehalalan vaksin. Rencananya, vaksinasi akan dimulai pada bulan Januari ini. (bpro)

 

Sumber: MUI

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Dishub Kota Tangerang Akui Belum Maksimal Tegakkan Perwal Jam Operasi Truk Tanah

8 Maret 2024 - 21:25 WIB

Mahasiswa Demo Dishub Kota Tangerang soal Operasional Truk Tanah

8 Maret 2024 - 15:16 WIB

Acara Sosialisasi Undian Gratis Berhadiah Dinsos Dianggap Tak Ramah Difabel

7 Maret 2024 - 20:38 WIB

Panduan Undian Berhadiah dan Pengumpulan Dana, Ini Aturan dan Syaratnya

7 Maret 2024 - 20:30 WIB

KPU Kota Tangerang Akhiri Drama Rekapitulasi Suara Pemilu 2024

7 Maret 2024 - 17:03 WIB

Samsat Kalong: Layanan Pajak Inovatif Selama Ramadan di Kota Tangerang

7 Maret 2024 - 15:53 WIB

Trending di Daerah