Menu

Mode Gelap

Daerah · 15 Jan 2021 10:18 WIB

Bang Dzoel, Difabel Jadi Fotografer Profesional yang Mendunia


 Bang Dzoel, Difabel Jadi Fotografer Profesional yang Mendunia Perbesar

BANTENPRO.ID – Kesempurnaan fisik tidak dapat menjamin kesuksesan, tapi seberapa besar usaha dan kegigihan yang dikerahkan untuk meraih impian. Hal itu yang telah dibuktikan Achmad Dzulkarnain, seorang difabel yang kini jadi fotografer profesional.

Pria yang akrab disapa Bang Dzoel itu mulai menggeluti fotografi sejak enam tahun lalu. Awalnya, ia belajar menggunakan kamera saat bekerja sebagai penjaga warung internet (warnet). Bermodal kamera DSLR kepunyaan pemilik warnet, ia membantu orang-orang membuat foto KTP.

Bang Dzoel mengatakan dirinya sempat mendapatkan perlakuan diskriminatif bukan hanya dari masyarakat, tetapi juga oleh kedua orang tuanya sendiri.

“Dulu orangtua saya malu dan memutuskan membuang saya ke sungai,” kata Dzul seperti dalam tayangan video bantenpro TV, Jumat (15/01/2021).

Karena menemukan kesenangan pada fotografi, Dzul mengasah kemampuannya dengan menimba ilmu dari penelusuran di Google dan YouTube. Singkat cerita, ia semakin mahir mengolah kamera. Sampai di satu hari, ia dipertemukan dengan fotografer gaek Darwis Triadi yang memberikannya beasiswa untuk belajar di Jakarta.

Setahun belajar fotografi di Jakarta, Dzul semakin cakap dalam memotret. Ia pun mulai mendapatkan pundi-pundi rupiah dari profesi sebagai fotografer. Selain itu, ia juga kerap diundang sebagai pembicara di stasiun TV dan sekolah-sekolah.

Pengalaman suka duka dilewati Dzul selama berprofesi sebagai fotografer. Salah satu kejadian paling berbekas di memorinya, yakni ketika ia jatuh dari tebing setinggi 10 meter hingga mengalami luka-luka.

Baca Juga :  Kota Tangerang Tuan Rumah Jambore Mercy, Hotel dan UMKM Menggeliat

Di balik kisah suksesnya, Dzul bercerita bahwa dirinya sempat putus asa karena keterbatasan fisiknya Tiga kali dia hampir mengakhiri hidup. Beruntung, ia masih selamat dan melanjutkan hidup. Ia pun tersadar bahwa hidupnya tak mesti disia-siakan hanya karena kondisi fisik yang tak sempurna.

“Saya memutuskan untuk mengakhiri hidup. Saya sudah di titik itu. Tiga kali (mencoba bunuh diri). Di situ saya sadar ada sesuatu pertanyaan dari Allah yang saya harus menemukan jawabannya sendiri. Pertanyaannya, semua orang pernah terjatuh dan ingin bangkit tapi pertanyaannya apakah kita bisa bangkit atau stagnan di kondisi ini,” kata Dzul saat berbincang dengan Butet Kartaredjasa dalam program “Blusukan Butet Kartaredjasa” yang tayang di Mola TV.

Kini, Dzul tidak hanya andal dalam memotret, ia bisa melakukan berbagai kegiatan layaknya orang dengan fisik normal. Pria asal Banyuwangi, Jawa Timur itu bisa mengendarai motor, mengemudi mobil, sampai main skateboard juga dia mampu. (bpro)

 

Sumber: detikcom

 

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Dishub Kota Tangerang Akui Belum Maksimal Tegakkan Perwal Jam Operasi Truk Tanah

8 Maret 2024 - 21:25 WIB

Mahasiswa Demo Dishub Kota Tangerang soal Operasional Truk Tanah

8 Maret 2024 - 15:16 WIB

Acara Sosialisasi Undian Gratis Berhadiah Dinsos Dianggap Tak Ramah Difabel

7 Maret 2024 - 20:38 WIB

Panduan Undian Berhadiah dan Pengumpulan Dana, Ini Aturan dan Syaratnya

7 Maret 2024 - 20:30 WIB

KPU Kota Tangerang Akhiri Drama Rekapitulasi Suara Pemilu 2024

7 Maret 2024 - 17:03 WIB

Samsat Kalong: Layanan Pajak Inovatif Selama Ramadan di Kota Tangerang

7 Maret 2024 - 15:53 WIB

Trending di Daerah