Menu

Mode Gelap

Daerah · 2 Feb 2021 13:07 WIB

Meski Pandemi, Proyek Stadion Megah di Banten Jalan Terus


 Meski Pandemi, Proyek Stadion Megah di Banten Jalan Terus Perbesar

bantenpro.id, Serang – Jika tidak aral, sebentar lagi Provinsi Banten bakal punya stadion megah berstandar internasional pertama di provinsi ini. Stadion di kawasan sport center yang juga sedang dibangun itu dibiayai dengan anggaran Rp874 miliar. Lokasi sprot center dengan luas 60 hektare ini masuk di Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang.

Gubernur Banten Wahidin Halim menyebut, pemilihan Kota Serang sebagai lokasi sport center karena strategis dan sebagai upaya memajukan Kota Serang yang merupakan Ibukota Provinsi Banten dari ketertinggalan.

“Masa tiap ada event pekan olahraga nasional (PON) kita selalu jadi penonton. Ada event nasional cuma sampai Tangerang saja. Serang jarang disentuh, kami ingin majukan salah satunya dengan bangun sport center ini,” kata Wahidin seperti diberitakan Kompas 19 Desember 2018.

Selain stadion berkapasitas 30.000 seat, di dalam kawasan sport center tersebut, juga dibangun lapangan voli, softball, bulutangkis, hingga fasilitas pendukung seperti danau.

Sampai akhir Januari, pembangunan stadion telah mencapai 33,94 persen. Pengerjaannya dilaksanakan oleh PT PP (Persero). Progres pembangunan dihitung setelah jajaran direksi perusahaan konstruksi pelat merah itu melakukan kunjungan proyek secara virtual memantau progres pembangunan Stadion Banten.

Sampai dengan pekan keempat Januari 2021, pembangunan proyek Stadion Banten telah mencapai progres pekerjaan sekitar 33,94 persen, lebih cepat 6,95 persen dari yang telah ditargetkan sebesar 26,98 persen. Meski di tengah pandemi Covid-19, pembangunannya tetap dikebut dan berjalan terus.

Maket Sport Center Banten

“Project Visit Virtual di awal tahun ini dilakukan oleh jajaran Direksi Perseroan guna memberikan semangat kepada tim proyek sekaligus melakukan inspeksi secara virtual atas progres pekerja proyek tersebut,” ujar Sekretaris Perusahaan Perseroan Yuyus Juarsa dikutip bantenpro.id dari keterangannya, Selasa (02/02/2021)

Baca Juga :  Masuk Desember, Serapan Anggaran Belanja Kota Tangerang Baru 58,29 Persen

Dia menjabarkan, proyek pembangunan Stadion Banten ini dimiliki oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi Banten. Luas bangunan stadion yang dikerjakan adalah 78.116 meter persegi, dengan total bangunan 5  lantai. Anggaran pembangunannya dibiayai dari APBD 2020 dan 2021 (multiyears).

Pada pekan ini, pembangunan stadion tersebut telah memasuki pembangunan lantai kelima yang ditargetkan dapat melaksanakan topping off di Februari atau Maret 2021.

“Proyek pembangunan Stadion Banten ini dipimpin oleh project manager muda yang memiliki semangat yang tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab perusahaan,” tambahnya.

Lebih lanjut dia menegaskan, proyek ini telah mengimplementasikan protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat.  Beberapa inovasi dalam pembangunan proyek yang digarap PT PP pun diterapkan.

Antara lain, metode khusus dalam pembuatan bekisting balok tribun miring, memproduksi fabrikasi precast tribun onsite, dan pengecoran dua pilar utama.

“Kami berharap keunggulan dan inovasi yang telah diimplementasikan dalam proyek ini dapat menjadi contoh yang baik sehingga dapat diikuti penerapan nya dalam pembangunan proyek-proyek lainnya,” ujar Yuyus. (bpro)

 

Sumber: viva

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Dishub Kota Tangerang Akui Belum Maksimal Tegakkan Perwal Jam Operasi Truk Tanah

8 Maret 2024 - 21:25 WIB

Mahasiswa Demo Dishub Kota Tangerang soal Operasional Truk Tanah

8 Maret 2024 - 15:16 WIB

Acara Sosialisasi Undian Gratis Berhadiah Dinsos Dianggap Tak Ramah Difabel

7 Maret 2024 - 20:38 WIB

Panduan Undian Berhadiah dan Pengumpulan Dana, Ini Aturan dan Syaratnya

7 Maret 2024 - 20:30 WIB

KPU Kota Tangerang Akhiri Drama Rekapitulasi Suara Pemilu 2024

7 Maret 2024 - 17:03 WIB

Samsat Kalong: Layanan Pajak Inovatif Selama Ramadan di Kota Tangerang

7 Maret 2024 - 15:53 WIB

Trending di Daerah