Menu

Mode Gelap

Daerah · 26 Feb 2021 22:58 WIB

Jenis Vaksin Gotong Royong Disuplai PT Kimia Farma


 Jenis Vaksin Gotong Royong Disuplai PT Kimia Farma Perbesar

bantenpro.id, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan vaksinasi gotong royong tidak akan menggunakan jenis vaksin yang sama dengan vaksinasi program pemerintah.

“Jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan dalam vaksinasi gotong royong berbeda dengan jenis vaksin Covid-19 yang digunakan di dalam vaksinasi program pemerintah,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dalam siaran YouTube FMB9ID_ IKP, Jumat (26/02/2021).

Siti menjelaskan, ada 4 jenis vaksin yang tidak diperbolehkan digunakan dalam vaksinasi gotong royong. Yaitu vaksin Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer.

Pemerintah memiliki alasan tersendiri kenapa vaksin yang digunakan pada vaksinasi gotong royong berbeda dengan vaksinasi program pemerintah. Hal itu demi mengurangi risiko kebocoran vaksin.

“Sehingga dengan ini kita bisa memastikan tidak akan ada kebocoran vaksin tersebut yang akan digunakan untuk vaksin gotong royong,” jelasnya.

Kebijakan vaksinasi gotong royong ini di bawah naungan Kementerian BUMN dan Bio Farma. Mekanisme vaksinasi gotong royong, sebut Siti, harus menggunakan mekanisme yang sama dengan vaksinasi program pemerintah.

Sementara, Juru Bicara Vaksinasi Bio Farma Bambang Heriyanto mengungkapkan pihaknya sedang menjajaki pengadaan vaksin Sinopharm dan Moderna untuk vaksinasi mandiri atau gotong royong.

“Pengadaan Sinopharm akan dilaksanakan oleh anak perusahaan PT holding farmasi yaitu PT Kimia Farma. Ada juga jenis lain kedua ini kita menjajaki dengan Moderna dari AS dengan platform MRNA tentu akan berkoordinasi erat dengan Kemenkes agar program vaksinasi baik program vaksinasi pemerintah dan gotong royong bisa berjalan lancar dan baik,” katanya dalam keterangan pers virtual di Jakarta, Jumat (26/02/2021).

Baca Juga :  Camat dan Lurah Diminta Selektif Data Vaksinasi Pelaku UMKM

Dia juga mengemukakan bahwa vaksin gotong royong harus dapat persetujuan penggunaan darurat (UEA) dan atau penerbitan NIE dari BPOM. (bpro)

 

Sumber: CNBC Indonesia

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Dishub Kota Tangerang Akui Belum Maksimal Tegakkan Perwal Jam Operasi Truk Tanah

8 Maret 2024 - 21:25 WIB

Mahasiswa Demo Dishub Kota Tangerang soal Operasional Truk Tanah

8 Maret 2024 - 15:16 WIB

Acara Sosialisasi Undian Gratis Berhadiah Dinsos Dianggap Tak Ramah Difabel

7 Maret 2024 - 20:38 WIB

Panduan Undian Berhadiah dan Pengumpulan Dana, Ini Aturan dan Syaratnya

7 Maret 2024 - 20:30 WIB

KPU Kota Tangerang Akhiri Drama Rekapitulasi Suara Pemilu 2024

7 Maret 2024 - 17:03 WIB

Samsat Kalong: Layanan Pajak Inovatif Selama Ramadan di Kota Tangerang

7 Maret 2024 - 15:53 WIB

Trending di Daerah