WH Minta Helldy-Sanuji Berantas Kemaksiatan di Cilegon

bantenpro.id, Cilegon –  Tugas berat menghadang Helldy Agustian dan Sanuji Pentamerta usai dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon. Gubernur Banten Wahidin Halim meminta duet Helldy-Sanuji bisa memberantas kemaksiatan di Kota Cilegon.

Permintaan itu disampaikan Wahidin Halim saat melantik kedua sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon pada Jumat (26/02/2021).

“Pesan saya cuma dua, tangani Covid-19 dengan sungguh-sungguh, tangani pemulihan ekonomi dengan sebaik-baiknya. Cilegon tangani maksiat yang berkembang,” kata Wahidin dalam siaran pers Pemerintah Provinsi Banten dikutip bantenpro.id, Sabtu (27/02/2021).

Helldy dan Sanuji dilantik di Pendopo Gubernur Banten, bersama dengan pelantikan Ratu Tatu Chasanah-Panji Tirtayasa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Serang.

Pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan (SK)Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.36/264 Tahun 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 di kabupaten dan kota pada Provinsi Banten.

“Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” kata Wahidin.

Ia meminta seluruh kepala daerah agar fokus menangani Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Khusus bagi pimpinan Kota Cilegon yang baru, Helldy Agustian-Sanuji Pentamerta, Gubernur Banten berpesan agar bisa menangani kemaksiatan yang semakin merebak.

Helldy Agustian mengaku akan mematuhi permintaan Gubernur Banten Wahidin Halim, untuk menangani covid-19, pemulihan perekonomian hingga menangani kemaksiatan yang ada.

“Ada permintaan dari gubernur, mengenai penanganan Covid, ekonomi dan kemaksiatan. Jadi kita insyaallah bersama-sama,” kata Helldy Agustian.

Helldy mengajak calon lainnya yang ikut berkontestasi di Pilkada Cilegon, untuk bersama-sama membangun Kota Baja.

“Sekarang sudah tidak ada satu, dua, tiga, empat, sekarang sudah saatnya kita rawat, jaga, bersihkan rumah Kota Cilegon milik kita bersama,” jelasnya. (bpro)

Sumber: Pemprov Banten