Menu

Mode Gelap

Daerah · 3 Mar 2021 20:23 WIB

Masyarakat Mengadu Ada Pegawai Pajak Terima Suap Puluhan Miliar


 Masyarakat Mengadu Ada Pegawai Pajak Terima Suap Puluhan Miliar Perbesar

bantenpro.id, Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerima pengaduan dari masyarakat atas dugaan suap yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan saat ini pegawai pajak yang diduga terlibat tengah diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pengaduan masyarakat atas dugaan suap tersebut terjadi pada 2020 awal yang kemudian dilakukan tindakan oleh unit kepatuhan internal Kemenkeu dan KPK untuk melakukan tindak lanjut dari pengaduan tersebut,” ucap Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual bertajuk Press Statement : Pengusutan Dugaan Kasus Suap, Rabu (03/03/2021).

Sri Mulyani tak memaparkan lebih lanjut mengenai wajib pajak yang terlibat apakah merupakan perusahaan atau pribadi. Ia juga tak membagikan detail mengenai potensi kurang bayar pajak maupun kerugian negara yang terjadi akibat dugaan suap ini.

Yang pasti, Sri Mulyani menegaskan lembaganya mendukung langkah KPK. Pegawai pajak yang terlibat dugaan suap ini juga telah dibebaskan dari tugas dan jabatannya guna memudahkan proses penyidikan oleh KPK.

“Yang bersangkutan telah mengundurkan diri dan sedang diproses dari administrasi ASN,” ucap Sri Mulyani.

Ia menegaskan Kemenkeu tak mentoleransi tindakan koruptif dan pelanggaran kode etik di lembaganya.

“Apabila dugaan tersebut terbukti, ini merupakan suatu pengkhianatan bagi seluruh jajaran DJP dan Kemenkeu yang tengah terus berfokus melakukan pengumpulan penerimaan negara,” ucap Sri Mulyani.

Sementara KPK, kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata turut menggandeng Inspektorat Jenderal Kemenkeu dan Ditjen Pajak.

Baca Juga :  Kadinkes Banten Tidak Tahu Masker Dibeli Online

“Kita tangani kasus suapnya. Itjen (Kemenkeu) dan Ditjen Pajak akan memeriksa ulang WP (Wajib Pajak)-nya. Supaya ditentukan pajak yang benar berapa,” ujar Alexander Marwata dikutip dari tirto.id.

Alex belum bisa merincikan perkara lantaran tim penyidik masih bekerja mengumpulkan sejumlah alat bukti. Namun menurut Alex, biasanya modus suap di Ditjen Pajak berkaitan dengan upaya Wajib Pajak agar membayar pajak lebih rendah dari seharusnya dan caranya dengan menyuap pemeriksa.

“(Nilai suap) besar juga puluhan miliar,” ujar Alex.

Alex meminta masyarakat untuk menahan diri dan membiarkan tim penyidik bekerja. Ia berjanji KPK akan bekerja transparan dalam kasus ini.

“Kalau alat bukti cukup nanti akan kita ekspos,” ujarnya. (bpro)

 

Sumber: Tirto

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Dishub Kota Tangerang Akui Belum Maksimal Tegakkan Perwal Jam Operasi Truk Tanah

8 Maret 2024 - 21:25 WIB

Mahasiswa Demo Dishub Kota Tangerang soal Operasional Truk Tanah

8 Maret 2024 - 15:16 WIB

Acara Sosialisasi Undian Gratis Berhadiah Dinsos Dianggap Tak Ramah Difabel

7 Maret 2024 - 20:38 WIB

Panduan Undian Berhadiah dan Pengumpulan Dana, Ini Aturan dan Syaratnya

7 Maret 2024 - 20:30 WIB

KPU Kota Tangerang Akhiri Drama Rekapitulasi Suara Pemilu 2024

7 Maret 2024 - 17:03 WIB

Samsat Kalong: Layanan Pajak Inovatif Selama Ramadan di Kota Tangerang

7 Maret 2024 - 15:53 WIB

Trending di Daerah