Lele Frozen dari Pinang, Ratusan Kilo Terjual Tiap Bulan

bantenpro.id

bantenpro.id, Tangerang – Ide cemerlang warga Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, ini patut diacungi jempol. Surachman bersama sang istri, Susyharti, sukses memproduksi lele frozen. Ratusan kilogram lele laris manis terjual setiap bulannya.

Ide dan inovasinya sederhana. Surachman menggunakan terpal berbentuk silinder untuk beternak lele. Dia menyebutnya system bioflok. Hasilnya kemudian disajikan dalam bentuk lele frozen.

Surachman mengatakan, hasil ternak lele dengan sistem bioflok ini menghasilkan lele yang sangat banyak dibanding cara tradisional.

“Pas coba ternak lele dengan sistem bioflok ini, hasil ternaknya sangat banyak, sehingga saya bingung bagaimana cara menjualnya karena takut rusak kalau kelamaan,” ujarnya dikutip bantenpro.id dari laman tangerangkota.go.id, Senin (15/03/2021).

Surachman berbisnis lele sejak lima tahun lalu. Dia beserta sang istri, kemudian mengolah hasil panennya menjadi sajian lele frozen yang sudah dibumbui dan tinggal goreng.

Tak disangka, inovasi ini sukses menarik perhatian pasar hingga Surachman mampu menjual 300 hingga 500 kilo lele setiap bulannya dengan omzet lebih dari 10 juta setiap bulannya.

“Saya jual satu kilo lele frozen ini seharga 35 ribu rupiah. Untuk kualitasnya tak perlu diragukan lagi, kami produksi lele organik dan sudah dijamin kebersihannya. Kesegarannya pun terjaga, karena sistem pembuatannya sesuai pesanan saja” ujarnya.

Tak sekadar mencari cuan semata, Surachman, juga turut berbagi ilmu kepada mereka yang ingin berbisnis lele frozen.

“Saya itu kan memproduksi lele frozen ini hanya berdua dengan istri saya, sedangkan pesanan banyak. Maka, kami juga berdayakan warga sekitar yang ingin punya usaha seperti kami melalui pelatihan ternak lele dengan sistem bioflok ini. Mereka juga dapat membagikan hasil produksinya kepada kami untuk dibantu pemasarannya,” ujarnya. (bpro)

 

Sumber: tangerangkota.go.id




Tinggalkan Balasan