Tahun Ini Boleh Mudik, Syarat dan Ketentuan Berlaku

bantenpro.id

bantenpro.id, Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang tak melarang masyarakat melakukan kegiatan mudik pada momen Idul Fitri tahun ini. Kebijakan ini diputuskan setelah Pemerintah Pusat juga tak melarang aktivitas pulang kampung halaman tersebut.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berharap warga Kota Tangerang telah divaksin terlebih dulu sebelum mudik.

“Harapannya semua warga Kota Tangerang bisa selesai divaksin dulu sebelum mudik nanti,” ujar Arief sepeti disiarkan dalam siaran pers Pemkot Tangerang akhir pekan kemarin.

Arief mengatakan, kebijakan terkait mudik masih akan bersifat dinamis dan menyesuaikan dengan kondisi perkembangan kasus Covid-19 yang terjadi.

“Tapi masyarakat diharapkan bijak, mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Karena penambahan kasus Covid bisasanya terjadi ketika ada libur panjang,” ujarnya.

Arief mengatakan, Pemerintah Kota Tangerang akan tetap berupaya maksimal untuk dapat menekan kasus Covid-19. Sebab, kata dia, bisa saja pemudik menjadi carrier kepada keluarga di kampung dan justru menjadi masalah baru.

Sementara, diberitakan CNBC Indonesia, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut tidak melarang masyarakat melakukan kegiatan mudik pada tahun ini. Namun, dengan beberapa syarat dan ketentuan. Adapun syarat dan ketentuan formalnya masih dibahas oleh satuan tugas dan kementerian terkait.

Dari paparan Menteri Budi Karya Sumadi di Komisi V DPR RI, pekan kemarin, ia memprediksi total angkutan penumpang lebaran yang menggunakan moda transportasi umum turun 41%, dari 20,04 juta di 2019, menjadi 11,89 juta di 2021.

“Pada prinsipnya pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tidak melarang. Kami akan berkoordinasi dengan gugus tugas terkait mekanisme mudik akan diatur bersama. Pengetatan dan tracing terhadap mereka yang bepergian,” ungkapnya.

Persiapan yang akan dilakukan di antaranya pendirian posko lebaran di seluruh tempat strategis Indonesia, juga dengan fasilitas pengecekan rem. Selain itu Budi menegaskan akan memastikan kelayakan segala transportasi layanan darat, udara, laut, maupun kereta api, termasuk juga melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan pemerintah masih akan mendiskusikan kebijakan mengenai mudik saat lebaran mendatang. Dia mengingatkan setiap ada libur panjang dan peningkatan mobilitas masyarakat, kasus baru pun melonjak tajam termasuk dalam kegiatan mudik.

“Kebijakan mudik akan dikeluarkan dalam rapat tingkat menteri, oleh Menko Perekonomian. Jadi bersabar dulu, mudah-mudahan tidak lama Pak Menko sekaligus Ketua Komite KPCPEN akan memimpin rapat agar keputusan ini menjadi dasar kita semua,” kata Doni dikutip bantenpro.id dari CNBC Indonesia.

Sebelum masa lebaran pun di awal tahun ini sudah ada beberapa momen libur panjang panjang pada Februari dan Maret. Namun berbeda dari biasanya, libur panjang kali ini disertai pembatasan sehingga bagi ASN, pegawai BUMN, TNI/Polri, dilarang ke luar kota.

“Setelah semua taat dan mengikuti bagaimana dengan karyawan swasta, kami sudah koordinasi dengan Kadin, sifatnya mengimbau. Kami harapkan pimpinan perusahaan mengingatkan karyawannya bahwa kasus Covid-19 belum berakhir,” katanya. (bpro)

 

Sumber: CNBC Indonesia

 




Tinggalkan Balasan