Bahas Raperda, Ketua DPRD Janji Libatkan Wartawan

bantenpro.id

bantenpro.id, Tangerang – Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Kabupaten Tangerang menggelar acara ‘Ngobrol Santai’ dengan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail, Minggu (28/03/2021). Tanya jawab dan saran mengalir hangat dalam acara yang berlangsung di Tigaraksa Golf and Residence, Kabupaten Tangerang.

Salah seorang wartawan, Sahatma Refindo, menyampaikan usulan kepada DPRD agar pers dilibatkan dalam setiap pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda).

Menurut Sahatma, pelibatan wartawan penting dilakukan agar masyarakat mengetahui setiap raperda yang sedang berproses di parlemen daerah.

“Akan menjadi lucu kami sebagai wartawan ternyata nggak tahu apa-apa kalau ada raperda yang sedang dibahas. Kami berharap Pak Ketua DPRD bisa mengondisikan agar kami terlibat dalam proses pembahasannya,” kata Sahatma.

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail menyambut baik keinginan wartawan untuk dilibatkan dalam pembahasan raperda. Dia pun berjanji mengabulkan keinginan tersebut. Menurutnya memang, keberadaan media akan sangat membantu dalam penggodokan raperda.

“Paling tidak dalam raperda inisiatif DPRD, kami akan minta utusan teman-teman wartawan untuk keterwakilan. Kalaupun nanti berbicara untuk mengekspose silakan, insyaallah nanti akan saya libatkan media dalam pembaasan raperda yang akan datang dan nanti akan saya prioritaskan,” kata Kholid.

Menurut Kholid, sampai saat ini ada 13 raperda yang akan digodok. Delapan raperda merupakan inisiatif DPRD dan sisanya dari eksekutif.

“Kami akan meminta Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD untuk mengkaji kembali salah satunya terkait Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law. Ini banyak sekali yang harus ditinjau kembali,” kata Kholid.

Dalam catatan bantenpro.id, ada beberapa raperda yang menunggu untuk dibahas. Yakni Raperda Kabupaten Layak Anak, Raperda Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau, Raperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan dan Raperda Penyelenggaraan Kewirausahaan.

Kemudian Raperda Penyelenggaraan Badan Usaha Desa di Lingkungan Kabupaten Tangerang, Raperda Perlindungan Produk Lokal, Raperda Pencegahan dan penanggulangan Bahaya Kebakaran, Raperda Ritel, dan Raperda Perlindungan Hukum Bagi Pemilik Tanah dalam Rangka Pengadaan Tanah Bagi Kepentingan Swasta.

Ketua Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang Bambang Muljono mengatakan, dengan dilibatkannya pers dalam pembahasan raperda, pihaknya berharap terbentuk sinergitas antara DPRD Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang dan wartawan dalam pembangunan.

“Kami mengapresiasi DPRD Kabupaten Tangerang yang akan melibatkan media dalam pembahasan raperda 2021 ini, sehingga dengan dilibatkannya media diharapkan memberikan sumbangsih pemikiran dalam pembangunan di Kabupaten Tangerang,” katanya. (mst/bpro)




Tinggalkan Balasan