Mabes Polri Diserang, Markas Polisi di Daerah Diperketat

bantenpro.id

bantenpro.id, Jakarta – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, dilaporkan diserang. Polisi menembak mati seorang terduga penyerang.

Setelah penyerangan itu, tim penjinak bom datang memasuki halaman kantor Mabes Polri. Dampak penyerangan, rumah dinas kapolri berjarak 1 kilometer dari gedung Badan Reserse Kriminal Mabes Polri tak luput dari penjagaan ketat, termasuk adanya polisi lalu lintas yang bersiaga di luar rumah.

Sejumlah markas polisi di Pulau Jawa menaikkan level pengamanan. Laporan dari Antara di pintu masuk Polda Metro Jaya di Jalan Gatot Subroto pada pukul 18.00 WIB terlihat 10 personel menenteng senjata laras panjang. Polda Jawa Timur juga menambah pasukan di pintu masuk kantor mereka.

“Polda Jatim dan jajaran tentunya menindaklanjuti dengan meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan mako, termasuk penambahan personel pada pos penjagaan dengan kegiatan sesuai protokol tetap pengamanan markas,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Jatim Komisaris Besar Gatot Repli Handoko dkutip dari Tirto, Rabu (31/03/2021).

Begitu juga dengan kantor polisi di tiap kabupaten dan kota di Jawa Barat. “Tadi Pak Kapolda sudah memerintahkan untuk meningkatkan keamanan semua polres di Jawa Barat,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Erdi A Chaniago Erdi.

Seperti diberitakan Tirto, diduga perempuan penyerang Mabes Polri tersebut kelahiran Jakarta dan berumur 25 tahun. Berdasarkan rekaman video yang beredar dan telah dikonfirmasi ke polisi di Mabes Polri, perempuan itu tewas setelah menerima lima kali tembakan. Pada tembakan ke-3, perempuan itu terjatuh dan kepalanya membentur aspal.

Hendri, seorang juru parkir di sekitar Mabes Polri, mendengar suara tembakan tersebut. “Tadi ada sekitar 6-7 kali tembakan terdengar,” kata Hendri.

Sekitar pukul 17.30, sejumlah pasukan dari tim Gegana Korps Brimob Polri dan Indonesia Automatic Fingerprint System (Inafis) datang. Mereka memasuki area Mabes Polri menuju jenazah terduga teroris.

Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diduga menjadi target terduga teroris. Sebab, lokasi tembakan yang terjadi di dekat area kantor tempatnya bekerja. Selain memperketat area Mabes Polri, polisi mengamankan rumah dinas Sigit, berada sekitar ​satu kilometer dari Gedung Bareskrim Mabes Polri.

“Pengamanan dilakukan sesuai protokol kepolisian,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Sri Widodo, di sekitar Mabes Polri.  (bpro)

 

Sumber: Tirto




Tinggalkan Balasan