Kontraktor Jalan Bouroq Pakai Posyandu Jadi Bedeng Proyek

bantenpro.id

bantenpro.id, Tangerang – Pos Pelayanan Terpadu atau Posyandu Batusari di Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, berubah fungsi jadi bedeng kontraktor proyek jalan. Fasilitas kesehatan itu dijadikan gudang oleh kontraktor pembangunan Jalan Bouroq.

Pantauan bantenpro.id Sabtu (10/04/2021), Posyandu terlihat kotor dan berantakan. Sejumlah material dan peralatan tersimpan di Posyandu.

Pada dinding Posyandu juga terpasang banner Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang lengkap dengn nama kegiatan dan pelaksana kegiatan.

Ketua RW setempat, Iwan Permana (Iwong), membenarkan Posyandu kini dijadikan bedeng kontraktor proyek jalan tersebut. Dia bercerita, awalnya perwakilan kontraktor mendatanginya dan meminta izin untuk menggunakan Posyandu sebagai tempat tidur pekerja serta menerima tamu.

Tetapi setelah diizinkan, belakangan malah menjadi tempat untuk menyimpan alat-alat proyek.

“Ya awalnya mereka izin ke kami untuk menggunakan Posyandu sebagai tempat menerima tamu, bukan alat-alat berat. Kami juga sudah rembug kepada pengurus RT dan Posyandu, akhirnya diizinkan sehubung situasi masih pandemi Covid-19 dan posyandu juga sedang tidak aktif. Tapi pas saya liat kemarin, mereka menggunakan Posyandu untuk menyimpan alat-alat,” ujar Iwong saat ditemui bantenpro.id rumahnya, Sabtu (10/04/2021).

Kabarnya, Posyandu itu disewa seharga Rp 1 juta. Saat ditanya soal ini, Iwong mengatakan bahwa uang itu adalah kompensasi untuk para hansip yang berjaga di lokasi.

“Kami minta kompensasi senilai 1 juta untuk empat hansip yang jaga di sini,” ujarnya.

Menurut Iwong, Posyandu akan digunakan oleh kontraktor proyek selama sekitar 2 sampai 3 minggu.

Ketua Posyandu, Kartini, mengatakan, pihaknya kecewa dan sangat tidak setuju melihat Posyandu dijadikan gudang proyek.

“Karena bilangnya untuk dijadikan kantor, maka kami izinkan. Setelah saya melihat Posyandu dijadikan gudang proyek, saya tidak setuju. Apalagi Posyandu akan diaktifkan kembali bulan-bulan ini,” ujarnya.

bantenpro.id mencoba mendapatkan konfirmasi dari pelaksana proyek. Tetapi belum mendapat respons dari salah satu perwakilan kontraktor.

(mst/bpro)




Tinggalkan Balasan