Masuk Expired Masih Dipakai, Aktivis Minta Audit Pengelolaan Obat

bantenpro.id

bantenpro.id, Tangerang – Seorang balita mengalami kejang-kejang setelah meminum obat penurun panas dari Puskesmas Petir, Kota Tangerang. Kabar yang beredar, sang balita diduga mendapatkan obat kedaluwarsa dari Puskesmas. Namun, Dinas Kesehatan setempat membantah kabar tersebut dan menyatakan bahwa obat dengan masa expired Mei 2021 itu masih aman dan layak konsumsi.

Sementara seorang aktivis sosial Kota Tangerang, Marcel, mengatakan kejadian tersebut bukan baru pertama kali terjadi di Kota Tangerang. Untuk itu dia meminta agar dilakukan audit operasional atas pengelolaan perbekalan obat-obatan di seluruh fasilitas layanan kesehatan milik pemerintah daerah.

“Persoalan seperti ini kan sudah beberapa kali terjadi dan bahkan saya sudah pernah mengadakan aksi hingga hearing dengan DPRD dan Dinas Kesehatan.  Saat itu kita menyepakati bahwasanya obat-obatan yang sudah masuk dalam masa kedaluwarsa agar segera ditarik diganti dengan yang baru,” jelas Marcel kepada bantenpro.id, Senin (17/05/2021).

Marcel mengatakan, masa kedaluwarsa obat yang diberikan kepada balita tersebut berakhir pada akhir bulan Mei 2021. Itu artinya saat ini sudah masuk dalam masa kedaluwarsa.

“Jadi itu sudah masuk ke dalam masa kedaluwarsa, masa kedaluwarsa di bulan Mei,” ujarnya.

Agar tidak terulang lagi kejadian serupa, Marcel akan melaporkan kejadian ini ke pihak-pihak terkait. Ini dilakukan untuk menjalankan peran serta dan partisipasinya sebagai masyarakat dalam ikut mengawasi pelayanan publik.

“Kami akan melaporkan persoalan ini, mungkin memang di dalam aturan itu obat yang masuk ke dalam masa kedaluwarsa itu dapat digunakan hingga batas akhir bulan tersebut. Tetapi kan obat itu bisa diganti sebelum tiga bulan masa kedaluwarsa, kenapa itu tidak ditempuh oleh Pemerintah Kota Tangerang?” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr Darto mengatakan bahwa obat yang dipersoalkan di Puskesmas Petir tersebut masih layak dikonsumsi.

“Obat yang diberikan kepada pasien masih layak konsumsi hingga akhir Mei mendatang. Hal itu sesuai dengan expired date di kotak obat yaitu 5/21 yaitu aman dikonsumsi hingga 31 Mei 2021,” jelas Darto dikutip bantenpro.id dari laman tangerangkota.go.id. (mst/bpro)




Tinggalkan Balasan