232 Warga Palestina Tewas, Mahasiswa Salat Gaib di Tugu Adipura

bantenpro.id

bantenpro.id, Tangerang – -Pada pekan lalu, mata dunia tertuju ke Israel. Tepatnya, kompleks Masjidilaqsa di Jerusalem. Pasukan Israel bentrok dengan penduduk muslim Palestina pada jam salat Magrib.

Bentrokan yang makan korban itu lantas berlanjut. Selama beberapa hari, Jerusalem tegang. Melansir Al Jazeera, konflik yang berlangsung selama 11 hari itu berakhir pada Jumat (21/5/2021) pagi setelah Mesir turun tangan dan memfasilitasi kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Palestina.

Total 244 orang tewas selama konflik antara Palestina dengan Israel. Sedikitnya 232 warga Palestina, termasuk 65 anak-anak, terbunuh akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza. Sedangkan Israel melaporkan 12 warganya, termasuk 2 anak-anak, terbunuh akibat serangan roket Hamas.

Dukungan kemerdekaan Palestina mengalir dari berbagai penjuru dunia. Termasuk di Tangerang. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Tangerang menggelar aksi solidaritas terhadap Palestina, Senin (24/05/2021).

Aksi solidaritas tersebut digelar di Tugu Adipura Jalan Veteran Kota Tangerang diikuti puluhan mahasiswa.

Sekretaris Bidang Hikmah Pimpinan Cabang IMM Kota Tangerang Bama menjelaskan, aksi hari ini didasari oleh kegeraman mahasiswa terhadap penyerangan Israel kepada Palestina.

“Kegiatan hari ini IMM Kota Tangerang mendukung penuh atas kebebasan Palestina dari gencatan senjata yang dilakukan oleh Israel,” jelas Bama.

IMM menyuarakan tiga tuntutan pada aksi hari ini, antara lain:

  • Mendesak Dewan Keamanan PBB untuk memberi sanksi tegas terhadap Israel
  • Meminta/mendesak Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk terus melaksanakan upaya diplomatik kepada pimpinan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan negara-negara Eropa guna mengawal agar tidak terjadi kembali agresi militer Israel kepada rakyat Palestina dan menghormati prinsip hukum internasional.
  • Menuntut Pimpinan PBB untuk mencabut hak veto Amerika Serikat

Sekitar 75 mahasiswa yang tergabung dalam aksi tersebut juga membawa sejumlah atribut seperti spanduk dan bendera Palestina.

Pantauan bantenpro.id di lokasi, mahasiswa juga melaksanakan salat gaib dan doa bersama untuk mendoakan warga Palestina yang menjadi korban serangan

Ada juga mahasiswa yang melakukan penggalangan dana kepada pengendara yang sedang berhenti di traffic light. Dana yang didapat dari penggalangan tersebut terkumpul sebanyak Rp2.860.300

“Nanti mekanisme penyaluran dana tersebut akan disalurkan melalui lembaga penyaluran Aksi Cepat Tanggap (ACT),” jelasnya.

Bama juga mengajak seluruh rakyat Indonesia agar melakukan salat gaib di rumah masing-masing untuk mendoakan warga Palestina yang menjadi korban gencatan senjata. (mst/bpro)




Tinggalkan Balasan