Tahun Ajaran Baru, Dinas Pendidikan Siap Tatap Muka

bantenpro.id

bantenpro.id, Tangerang – Dinas Pendidikan Kota Tangerang menyatakan kesiapannya menghadapi pembelajaran tatap muka atau PTM pada tahun ajaran baru mendatang. Kesiapan ini seiring dengan proses vaksinasi yang terus berjalan di kalangan guru.

“Vaksin itu sudah berjalan di angka 80 persen. Mudah mudahan sampai Juni selesai,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin, Jumat (28/05/2021).

Jamaludin mengatakan, kesiapan pembelajaran tatap muka nantinya juga harus meminta persetujuan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Apabila sudah mendapat lampu hijau, Dinas Pendidikan Kota Tangerang tinggal menjalankannya meski masih dalam situasi pandemi Covid-19.

“Selain itu, ini kan masih fluktuatif terkait angka kasus Covid-19, kadang naik, kadang turun. Tapi kita menyiapkan ke depan mudah-mudahan saja pada Juli sudah aman, dalam arti sudah masuk ke zona hijau, insyaallah kami sudah siap,” katanya.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah sebelumnya mengarahkan kepada guru, apabila nanti PTM sudah diterapkan, maka dianjurkan untuk melakukan tes rapid secara rutin.

“Kalau secara pribadi, harganya mahal juga ya. Saya selalu koordinasi dengan Dinas Kesehatan kalau misalnya ada anggaran tes Covid-19 rutin untuk guru maka saya akan tindaklanjuti,” ujar Jamal.

“Kami kan sifatnya pengarahan saja, karena di Dinas Pendidikan tidak ada anggaran untuk swab, itu kan nantinya akan larinya ke biaya pribadi, makanya kita akan kordinasi dengan Dinas Kesehatan. Kalau memang ada ya kami sangat senang sekali,” imbuhnya.

Adapun untuk vaksinasi terhadap siswa-siswi yang akan melaksanakan PTM, Jamal belum bisa memastikan. Menurutnya, saat ini Pemerintah Kota Tangerang belum memprioritaskan siswa sebagai target vaksinasi.

“Sampai saat ini target pemerintah daerah itu pertama untuk para tenaga medis, guru, para manula. Untuk siswa kalau saya liat di Dinas Kesehatan itu belum mengarah ke sana. Karena dikatakan bahwa untuk anak-anak, siswa sendiri untuk terkena Covid-19 itu potensinya kecil,” ujarnya. (mst/bpro)




Tinggalkan Balasan