Menu

Mode Gelap

Nasional · 29 Jun 2023 17:25 WIB

KPU Banten Minta Gen-Z Jangan Diam Lihat Pelanggaran Pemilu


 KPU Banten Minta Gen-Z Jangan Diam Lihat Pelanggaran Pemilu Perbesar

bantenpro.id – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten Agus Muslim mengajak Generasi Z untuk ikut terlibat dalam setiap proses pesta demokrasi. Kelompok Generasi Z diharapkan tidak golput saat pemilu dan dapat berpartisipasi aktif sebagai elemen sukses pemilu.

Hal itu disampaikan Agus Muslim saat menjadi pembicara dalam acara Webinar “Youth Voice: Gen-Z Melek Pemilu” yang diselenggarakan mahasiswa Program Studi PJJ Komunikasi Universitas Siber Asia (Unsia) Jakarta, Kamis (29/06/2023).

Webinar yang diikuti puluhan pelajar SMA/sederajat dan mahasiswa secara daring ini didukung oleh Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP) dan media siber bantenpro.id.

Dalam webinar tersebut, Agus berharap kelompok usia Generasi Z yang lahir dalam rentang tahun 1995-2010 ini ikut berperan dalam pengawasan jalannya pemilu.

“Gen-Z dengan kecanggihan teknologi saat ini jangan diam saja kalau lihat pelanggaran, lihat kecurangan. Bisa viralkan di media sosial, atau kalau tak berani laporkan ke Bawaslu,” kata Agus.

Mantan Ketua Bawaslu Kota Tangerang ini juga menyampaikan pentingnya pemilu bagi kelompok Gen-Z. Menurutnya, selain menjadi bagian dari elemen sukses pemilu, kelompok Gen-Z dapat memengaruhi opini publik yang berkembang dan penentu proses pemilu dalam suara hasil pemilu.

“Gen-Z jangan sampai golput. Keterlibatannya dapat memengaruhi opini publik yang berkembang melalui penggunaan media sosial dan partisipasi dalam gerakan sosial,” katanya.

Agus menjelaskan, dari 8,8 juta pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2024 di Banten, sebanyak 652.668 di antaranya merupakan pemilih pemula. Mereka tersebar di 8 kota/kabupaten di Banten. Hal inilah yang menjadi penentu proses pemilu dalam suara hasil pemilu.

Baca Juga :  Golkar Prediksi Jadi Pemenang Pemilu 2024 di Kota Tangerang

Webinar juga menghadirkan Peneliti Kebijakan Publik dari Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP) Riko Noviantoro sebagai narasumber.

Menurut Riko, kelompok Gen-Z suaranya lebih nyaring. Ini dicontohkan dari beberapa fenomena viral yang dilakukan Generasi Z dalam mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah dan dampaknya cukup berpengaruh. Misalnya kasus Tiktoker Bima Lampung.

Karena itu dalam konteks pemilu, kelompok Generasi-Z memiliki peran besar dalam menyuarakan politik gagasan, melawan hoaks dan politik identitas.

Kelompok Generasi-Z juga dapat berperan dalam mengawasi jalannya pemilu.

“Mari kita awasi penyelenggaraan pemilu, termasuk mengawasi agar integritas KPU dan Bawaslu tetap terjaga,” kata Riko.

Webinar yang berlangsung selama dua jam ini juga bertabur hadiah.  Ada 14 pelajar dan mahasiswa yang beruntung mendapatkan saldo e-wallet dari panitia serta buku dari narasumber. (mst)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Mudik Gratis Kemenhub 2024: Pendaftaran Jalur Darat Dibuka 5 Maret

2 Maret 2024 - 01:56 WIB

Pangkat Bintang Empat di Pundaknya, Prabowo Bilang: Kayaknya Berat, Ya

28 Februari 2024 - 11:30 WIB

Prabowo Subianto Terima Kenaikan Pangkat Istimewa dari Presiden Jokowi

28 Februari 2024 - 10:56 WIB

Tito Karnavian Ungkap Kinerja Selama Menjabat Sebagai Plt. Menko Polhukam

21 Februari 2024 - 23:19 WIB

AHY Jadi Menteri ATR, Hadi Menko Polhukam

21 Februari 2024 - 17:34 WIB

8 Potensi Kecurangan dalam E-Katalog

10 Februari 2024 - 13:11 WIB

Trending di Nasional